Thursday, March 11, 2010

Sale on Great Ecco Stuff

The very functional box to put mails named mailbox has kept up with the development of our civilization. If in the old days we used to enjoy our plain design of mailbox, now we can see some good and fashionable mailboxes.

To get a good design of your mailbox we could chose ecco mailboxes. Get one our ecco mailbox means also that we are the people who care about our mailing mechanism. Although we have already accustomed to our email, our mail is still possesses a great deal of usage. It is the means of communication to inform us about many officials miscellaneous. If we have purchase the ecco wall mount mailbox, our notification would go smoothly into the provided space inside the box.

By visiting the Eccomailbox.com we would be able to get our mailboxes in various types. If we want the modest color we could pick ecco e4 mailbox. When the dark color of the e4 model does not satisfy us we can pick the brighter color ecco e7 mailbox. To give us more artistic shape and texture, we could take the ecco e6 mailbox. Then, if we want the very large mailbox on our yard we could take the standing ecco e8 mailbox. Because there is a sale by ecco, now the current mailboxes is become cheaper and cheaper.

Tuesday, March 9, 2010

Densus 88 POLRI Sukses Lumpuhkan Dulmatin (Gembong Teroris Asia Tenggara)

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya Densus 88 patut diacungi jempol karena sekali lagi berhasil melumpuhkan atau menewaskan salah satu gembong teroris Asia Tenggara, Dulmatin yang kepalanya dihargai 10 juta Dollar AS oleh pemerintah Amerika Serikat karena dianggap jenius merakit bom yang tentu saja sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia yang lain.

Kepastian ini mengakhiri teka-teki seputar siapa tersangka teroris yang ditembak pasukan Densus 88 di Pamulang kemarin (09/03/2010). Kepastian identitas tersangka teroris Dulmatin tersebut disampaikan langsung oleh Presiden SBY saat berpidato di depan parlemen Australia di Canberra hari ini (10/03/2010).

Apresiasi dan penghargaan patut kita berikan kepada Polri melalui Densus 88 yang telah berhasil menumpas teroris di negeri ini. Ternyata kematian Nurdin M Top tidak lantas membuat Densus 88 berhenti dan merasa puas. Hal ini juga membuktikan bahwa bahaya ancaman terorisme masih sangat besar di negeri ini, apalagi dengan ditemukannya camp pelatihan teroris di Aceh di waktu yang hampir bersamaan. Kepolisian tentu saja tidak bisa bekerja sendiri, sehingga partisipasi masyarakat tentu saja sangat dibutuhkan dalam upaya penumpasan terorisme dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan.

Selamat kepada POLRI khususnya Densus 88 yang berhasil menumpas teroris, jangan pernah berhenti untuk menumpas terorisme sampai ke akar-akarnya agar kedamaian senantiasa menaungi Indonesia.

Sumber: detik.com

Detik.com, Ada Apa?

Anda pasti tau detik.com, salah situs berita online terbesar di Indonesia. Sejak pertama kali mengenal internet beberapa tahun silam, detik.com langsung menjadi pilihan utama saya untuk persoalan berita terkini baik berita nasional, olahraga terutama sepakbola dan berita lainnya.

Saya suka detik.com karena beritanya yang lengkap dan up to date. Sesuai dengan namannya, hampir setiap detik berita di portal detik.com selalu diperbaharui. Itulah alasan sehingga detik.com menjadi menu wajib saya setiap hari agar tidak ketinggalan berita karena ketika sudah di depan komputer, sangat jarang menonton TV.

Dengan bertambahnya popularitas detik.com membuat situs ini kebanjiran pemasangan iklan. Sesuatu yang tentu saja sangat wajar untuk menunjang kinerja mereka agar semakin maksimal dalam memberikan pelayanan. Sepanjang tidak melenceng dari tujuan awal, saya kira sah-sah saja.

Tetapi, akhir-akhir ini saya semakin sulit untuk mengakses detik.com. Pada saat situs lain bisa loading dengan baik, detik.com kadang membuat otakku mendidih karena sama sekali tidak menampilkan halaman sedikit pun. Ada apa? Apakah iklan banner dan flash yang ditampilkan telah mengalahkan tujuan utama detik.com untuk menyebarkan berita terkini? Saya hanya orang biasa yang tidak bisa memberi donasi kepada detik.com tetapi detik.com sangat saya butuhkan, bukankan salah satu penentu populernya detik.com adalah karena kunjungan dari orang-orang seperti saya.

Saya sama sekali tidak ada maksud negatif dalam tulisan ini. Saya hanya kecewa dengan pelayanan detik.com yang sedikit menurun sehingga saya tidak bisa lagi bebas mengaksesnya seperti dulu. Semoga ke depan detik.com jauh lebih baik.