Ingin kutertawa, menertawakan diri yang pelupa. Aku ingat sebuah pepatah "hanya keledai bodoh yang jatuh ke lubang yang sama dua kali". Untukku, bukan dua kali tapi sudah ketiga kalinya. Seperti kemarin, aku lupa bahwa di lingkungan tempatku mengajar banyak orang-orang yang mau tampil mentereng tetapi tidak mau membeli atau bahkan mereka memang tidak memiliki kemampuan untuk itu.
Ini ketiga kalinya aku kehilangan barang yang sama, bahkan 2 kali terjadi di lingkungan sekolah tempatku mengajar dan 1 kali lagi di salah satu puskesmas di Parepare. Mungkin ini kebodohan, kecerobohan yang tidak juga bisa membuatku belajar atau mungkin karena pikiranku terlalu dangkal yang menganggap semua orang sama dalam berpikir bahwa tidak akan mau mengambil barang orang lain yang bukan haknya.
Kata orang, kemiskinan mampu menggelapkan mata tetapi aku sendiri miskin dan masih memegang prinsip bahwa tidak akan pernah mengambil milik orang lain yang bukan hak. Setidaknya itulah warisan berharga yang diamanatkan orang tuaku, yang diajarkan padaku setiap saat bahkan lebih mirip senandung pengantar tidur karena masa kecilku tidaklah ditemani senandung dari TV atau radio tape, apalagi MP4 player, Iphod dan semacamnya. Kami terlalu miskin untuk memiliki semua itu. Orang tuaku ajarkan itu tidak dengan suara bising euforia kota, tetapi di sebuah perkampungan kecil yang lebih tepatnya disebut daerah terpencil.
Dalam pelajaran PKn aku pernah mendengar guruku bilang bahwa kehidupan sosial di daerah pedesaan jauh lebih baik dari daerah perkotaan. Setidaknya aku bisa mengangguk mengiyakan kata-kata guruku itu. Karakter yang terbangun dengan budaya modernitas sangat jauh berbeda dengan karakter masyarakat yang mengutamakan hubungan sosial di atas segalanya, dan hingga hari ini budaya dan ajaran-ajaran orang tua kepada anaknya masih tetap mereka bisikkan ke telinga anak-anak mereka sebelum tidur. Tetaplah lesatari budayaku... Kegemerlapan kota tak akan mampu memudarkanmu. Tertawalah kepada mereka yang tak lagi memiliki nurani, tak lagi memiliki adat kesopanan dan tak lagi memiliki kepekaan sosial.
Seharusnya aku belajar...
Sunday, March 1, 2009
Friday, January 16, 2009
Gaza Tonight
Kita miris dengan kekejaman Zionis Israel terhadap Gaza Palestina. Kecaman tidak hanya datang dari negara-negara yang berlabel muslim tetapi hampir seluruh negara di penjuru dunia kecuali Amerika Serikat yang tetap setia mendampingi atau bahkan mungkin justru membiayai penindasan tak berprikemanusiaan itu.
Sebuah lagu kemudian muncul yang mengusik nurani kita. Aku sendiri berusaha cari lagu itu karena sering mendengarnya di siaran berita TV Swasta Nasional TV One yang memutar lagu ini menjelang menyiarkan berita tentang konflik Palestina. Lagu ini dinyanyikan oleh Michael Heart degan judul We Will Not Go Down.
Untuk rekan-rekan yang ingin mendownload lagunya yang berformat MP3, silahkan klik DI SINI.
Inilah lirik lagunya yang sangat menyentuh:
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
Composed by Michael Heart
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Salut dengan lagu ini, salah satu bentuk penolakan dan kecaman terhadap agresi Israel ke Palestina. konstribusi apa yang bisa kita berikan? Atau kita hanya berdiam diri terpaku menatap kekejaman di layar kaca? Keterlaluan jika tak seuntai doa pun terlontar dari bibir kita sebagai gambaran jiwa.
Sebuah lagu kemudian muncul yang mengusik nurani kita. Aku sendiri berusaha cari lagu itu karena sering mendengarnya di siaran berita TV Swasta Nasional TV One yang memutar lagu ini menjelang menyiarkan berita tentang konflik Palestina. Lagu ini dinyanyikan oleh Michael Heart degan judul We Will Not Go Down.
Untuk rekan-rekan yang ingin mendownload lagunya yang berformat MP3, silahkan klik DI SINI.
Inilah lirik lagunya yang sangat menyentuh:
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
Composed by Michael Heart
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Salut dengan lagu ini, salah satu bentuk penolakan dan kecaman terhadap agresi Israel ke Palestina. konstribusi apa yang bisa kita berikan? Atau kita hanya berdiam diri terpaku menatap kekejaman di layar kaca? Keterlaluan jika tak seuntai doa pun terlontar dari bibir kita sebagai gambaran jiwa.
Friday, December 26, 2008
Silahkan Berkunjung
Akhirnya jadi juga. Saya pernah menjanjikan akan membagi software-software gratis kepada rekan-rekan sekalian. Setelah sekian lama akhirnya niat itu kesampaian. Awalnya saya berencana untuk sekalian membagi di blog ini tetapi sepertinya kurang pas.
Untuk itu saya membuat sebuah tempat baru untuk membagi software-software tersebut. Untuk rekan-rekan yang berminat untuk mendownload secara gratis dan Full Software silahkan berkunjung ke SINI. Tetapi blog itu masih bayi dan belum memiliki banyak gigi (banyak isi: red). Tetapi saya mengusahakan akan menambah koleksi software-nya dengan harapan rekan-rekan akan betah untuk mengunjunginya.
Untuk itu saya membuat sebuah tempat baru untuk membagi software-software tersebut. Untuk rekan-rekan yang berminat untuk mendownload secara gratis dan Full Software silahkan berkunjung ke SINI. Tetapi blog itu masih bayi dan belum memiliki banyak gigi (banyak isi: red). Tetapi saya mengusahakan akan menambah koleksi software-nya dengan harapan rekan-rekan akan betah untuk mengunjunginya.
Subscribe to:
Posts (Atom)